Forest Green Rovers Bubarkan Tim Wanita Demi Fokus ke Tim Pria

Author:

Forest Green Rovers Hentikan Tim Wanita untuk Musim 2026-2027

Klub sepak bola asal Gloucestershire, Forest Green Rovers, secara resmi menghentikan operasional tim wanitanya untuk musim 2026-2027. Keputusan ini diambil agar klub bisa memusatkan seluruh sumber daya yang ada demi membawa tim pria kembali ke English Football League (EFL), setelah terdegradasi ke National League pada tahun 2024.

Langkah mengejutkan ini diumumkan melalui pernyataan resmi klub pada Selasa lalu. Meski demikian, manajemen Forest Green menegaskan bahwa sepak bola wanita akan kembali digelar di klub tersebut di masa depan, begitu kondisi keuangan dan prioritas klub memungkinkan.

Pencapaian Impresif Tim Wanita Musim Lalu

Padahal, tim wanita Forest Green Rovers baru saja menunjukkan performa luar biasa di musim lalu. Bertanding di divisi regional tingkat lima piramida sepak bola Inggris, mereka finis di posisi kedua—hanya terpaut satu poin dari juara divisi, Torquay United. Catatan mereka sangat gemilang: hanya satu kali kalah sepanjang musim. Kesempatan promosi ke tingkat keempat pun sirna tipis.

Pencapaian tersebut membuat keputusan pembubaran tim wanita terasa semakin kontras. Banyak pengamat dan suporter yang menyayangkan langkah ini, mengingat potensi besar yang ditunjukkan oleh tim putri klub.

Alasan di Balik Keputusan: Konsentrasi Sumber Daya

Forest Green Rovers saat ini tengah berjuang keras untuk mengembalikan tim pria ke EFL. Tim pria yang ditangani mantan gelandang Wales dan Leicester, Robbie Savage, finis di peringkat ketujuh National League musim lalu, namun gagal melaju setelah dikalahkan Boreham Wood di babak play-off.

Dalam pernyataannya, klub mengakui bahwa target utama mereka adalah memperkuat tim pria dan segera promosi kembali ke League Two. “Kami berkomitmen untuk kembali ke EFL secepat mungkin,” ujar perwakilan klub. “Itu artinya kami harus memusatkan sumber daya dan upaya untuk memperkuat klub serta mencapai tujuan tersebut.”

Buntutnya dengan Hartpury University

Klub sebelumnya tengah menjajaki kerja sama dengan Hartpury University untuk mengelola tim wanita. Namun, universitas tersebut mengambil keputusan yang menutup kemungkinan pembentukan tim bersama. Alhasil, Forest Green Rovers juga mengundurkan diri dari keterlibatan bersama di pusat pelatihan elite Hartpury untuk pemain perempuan usia 9 hingga 16 tahun.

Meski demikian, Forest Green menyatakan akan terus mendukung Hartpury saat mereka mengembangkan program sepak bola wanitanya melalui Hartpury Women FC. Kemitraan yang sudah terjalin selama ini dinilai berharga dan akan dilanjutkan dalam bentuk dukungan non-operasional.

Pernyataan Resmi: Bukan Selamat Tinggal untuk Sepak Bola Wanita

Dalam pernyataan berjudul “Forest Green Rovers tidak akan memiliki tim wanita untuk musim 2026-2027”, klub menyampaikan rasa terima kasih kepada pemain, staf, sukarelawan, dan pendukung yang telah menjadi bagian dari program wanita. Mereka menekankan bahwa keputusan ini bukanlah akhir dari sepak bola wanita di Forest Green.

“Kami ingin kembali ke sepak bola wanita di masa depan, ketika waktu yang tepat dan ketika kami bisa membangun program yang berkelanjutan serta sukses dalam jangka panjang,” tulis pernyataan tersebut. “Ini bukan selamat tinggal untuk sepak bola wanita di Forest Green.”

Kabar ini muncul hampir empat pekan setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengonfirmasi alokasi Forest Green Women di tingkat lima piramida untuk musim mendatang—sebuah ironi yang menambah dinamika dalam kisah ini.

Kesimpulan: Prioritas Jangka Pendek, Harapan Jangka Panjang

Keputusan Forest Green Rovers membubarkan tim wanita untuk sementara merupakan langkah pragmatis demi mengembalikan tim pria ke EFL. Dengan performa impresif tim wanita musim lalu, langkah ini memang berat, namun klub berjanji akan kembali mengembangkan sepak bola wanita saat kondisi finansial dan prioritas memungkinkan. Bagi para pendukung setia, harapan akan kembalinya tim putri Forest Green di masa depan tetap terjaga.