Rodon Absen, Cian Ashford Masuk Skuad Wales Nations League

Author:

Pelatih Craig Bellamy memanggil Cian Ashford untuk pertama kalinya ke dalam skuat Wales Nations League, tepat saat timnya kembali tampil di kasta teratas kompetisi tersebut. Penyerang Cardiff City berusia 21 tahun itu mendapat kepercayaan setelah tampil mengesankan di awal musim Championship, sementara bek utama Joe Rodon harus absen karena cedera hamstring.

Panggilan ini menjadi bagian dari persiapan Wales menghadapi empat laga berat melawan Portugal, Denmark, dan Norwegia di League A. Namun Bellamy harus menyusun kekuatan tanpa sejumlah pemain pilar di lini belakang, sebuah situasi yang membuat ujian di Grup tersebut semakin menantang bagi tim berperingkat ke-38 dunia itu.

Rodon dan Lawlor Absen, Ashford Dapat Kesempatan Perdana

Joe Rodon, yang biasanya menjadi pilihan utama di posisi bek tengah, dipastikan melewatkan seluruh rangkaian pertandingan karena masalah hamstring. Absennya Rodon membuat Wales kehilangan sosok yang biasanya menjadi pengatur lini belakang dalam pertandingan-pertandingan besar. Cedera ini datang di waktu yang kurang menguntungkan, mengingat lawan yang akan dihadapi termasuk tim-tim dengan lini serang tajam.

Rekan duet Rodon di pertahanan, Dylan Lawlor, juga tidak masuk dalam daftar 28 pemain yang dipanggil. Lawlor belum sekali pun tampil pada musim ini akibat gangguan pada lutut, sehingga kondisinya belum memungkinkan untuk bergabung. Bek Cardiff City lainnya, Ronan Kpakio, turut absen dari skuat yang disiapkan Bellamy.

Sebaliknya, ada kabar baik dari sejumlah pemain yang kembali memperkuat tim. Harry Wilson dari Leeds United dan gelandang Wolverhampton Wanderers, Jordan James, kembali setelah sempat absen pada laga persahabatan melawan Ghana dan Rumania bulan Juni lalu karena cedera. Bek Swansea City, Ben Cabango, juga kembali ke dalam skuat bersama Mark Harris dan Liam Cullen.

Selain itu, Bellamy memberi kesempatan lagi kepada Wes Burns, pemain sayap yang kini memperkuat Leicester City. Burns yang telah mengoleksi 10 caps berpotensi mencatatkan penampilan pertamanya bersama tim nasional sejak 2024. Kehadiran para pemain yang kembali bugar ini penting untuk menjaga kedalaman skuat di tengah jadwal yang padat.

Latar Belakang: Ujian Berat Wales di League A

Kembalinya Wales ke kasta tertinggi Nations League bukan perkara mudah, sebab mereka langsung berhadapan dengan tim-tim papan atas Eropa. Portugal datang sebagai juara bertahan Nations League, sementara Denmark berada di peringkat 21 dunia dan Norwegia baru saja menembus perempat final Piala Dunia. Ketiga lawan itu jelas menuntut standar permainan yang lebih tinggi dibandingkan yang biasa dihadapi Wales belakangan ini.

Catatan hasil Wales sebelum jeda internasional ini juga belum menggembirakan. Mereka belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir, dan pertandingan-pertandingan ini menjadi laga kompetitif pertama sejak kekalahan lewat adu penalti dari Bosnia-Herzegovina pada babak play-off bulan Maret. Kekalahan tersebut membuat Wales gagal tampil di Piala Dunia, sebuah pukulan yang masih membekas bagi tim maupun para pendukungnya.

Secara peringkat, posisi Wales saat ini juga mencerminkan masa sulit yang sedang dijalani. Mereka berada di urutan 38 dunia, posisi terendah sejak Agustus 2014. Wales tercatat belum pernah mengalahkan tim yang berada di 20 besar peringkat dunia sejak kemenangan 2-1 atas Kroasia pada Oktober 2023, dan belum sekalipun menumbangkan tim yang peringkatnya lebih tinggi dari mereka di era kepemimpinan Bellamy.

Dampak Absennya Rodon terhadap Lini Belakang Wales

Absennya Rodon dan Lawlor menjadi persoalan serius karena lini belakang Wales akan menghadapi dua penyerang paling produktif dalam satu dekade terakhir, yaitu Erling Haaland dan Cristiano Ronaldo. Tanpa bek tengah pilihan utama, Bellamy harus mengandalkan kombinasi pemain yang belum banyak bermain bersama dalam pertandingan kompetitif. Kondisi ini menuntut kerja sama serta komunikasi yang cepat terbangun di antara para bek yang tersedia.

Kapten tim, Ben Davies, tetap dipertahankan dalam skuat meski ia sempat dipanggil pada laga musim panas tanpa diturunkan. Pemain berusia 33 tahun itu sebelumnya lama menepi akibat cedera pergelangan kaki serius yang dialaminya bersama Tottenham pada Januari, namun kini sudah kembali bermain untuk klubnya. Davies berada dalam posisi untuk mencatatkan penampilan internasional pertamanya sejak Oktober 2025, saat ia meraih caps ke-100.

Di sektor penyerangan, kehadiran Ashford menambah opsi yang dimiliki Bellamy, termasuk Lewis Koumas dari Liverpool. Sebaliknya, dua penyerang Cardiff City lainnya, Isaak Davies dan Rubin Colwill, tidak dapat dipilih karena cedera. Gelandang Kai Andrews juga tidak masuk skuat meski tampil impresif di awal masa peminjamannya bersama Oxford United dari Coventry City.

Perombakan Staf Pelatih di Timnas Wales

Rangkaian laga ini juga menjadi periode pertama Bellamy bekerja tanpa dua anggota penting di staf kepelatihannya. Sebelumnya, ia sempat berada di ambang meninggalkan posisinya sebagai pelatih Wales setelah menjalin pembicaraan dengan klub Championship, Burnley. Meski akhirnya bertahan, Bellamy harus kehilangan asisten nomor duanya, Piet Cremers, yang menerima pekerjaan di Belgia.

Selain Cremers, asisten pelatih James Rowberry memilih memfokuskan diri pada tugasnya di level klub sebagai asisten manajer Stoke City. Sebagai pengganti, Bellamy menunjuk mantan kapten timnas Wales, Ashley Williams, serta mantan pelatih Swansea City, Alan Sheehan. Nama-nama ini diharapkan membawa pengalaman dan pemahaman baru bagi tim di tengah periode yang diprediksi berjalan berat.

Sementara itu, para lawan Wales belum mengumumkan daftar skuat mereka. Cristiano Ronaldo diperkirakan tetap dipanggil Portugal pada laga-laga pertamanya di bawah asuhan Jorge Jesus, mantan pelatihnya di klub Liga Pro Saudi. Kehadiran pemain sekaliber Ronaldo menambah bobot persaingan di grup yang sudah dihuni tim-tim kuat.

Jadwal Lengkap Wales di UEFA Nations League

Wales akan membuka rangkaian pertandingan dengan lawatan ke Lisbon, Portugal, pada 24 September mendatang. Setelah itu, mereka bertandang ke Kopenhagen untuk menghadapi Denmark pada 27 September sebelum menjamu Norwegia di Cardiff pada 1 Oktober. Dua laga berikutnya digelar pada November, dengan kunjungan ke Oslo dan pertandingan kandang melawan Portugal.

  • Kamis, 24 September: Portugal vs Wales – Estádio José Alvalade, Lisbon (19.45 BST)
  • Minggu, 27 September: Denmark vs Wales – Parken Stadium, Kopenhagen (18.00 BST)
  • Kamis, 1 Oktober: Wales vs Norwegia – Cardiff City Stadium (19.45 BST)
  • Minggu, 4 Oktober: Wales vs Denmark – Cardiff City Stadium (19.45 BST)
  • Sabtu, 14 November: Norwegia vs Wales – Ullevaal Stadium, Oslo (18.00 GMT)
  • Selasa, 17 November: Wales vs Portugal – Cardiff City Stadium (19.45 GMT)

Daftar Lengkap Skuad Wales

Total 28 pemain dipanggil Bellamy untuk menghadapi empat pertandingan pertama di League A. Susunan skuat mencerminkan perpaduan antara pemain senior berpengalaman dan wajah-wajah muda yang sedang menanjak kariernya di kompetisi Inggris.

  • Kiper: Karl Darlow (Manchester United), Danny Ward (Wrexham), Tom King (Everton)
  • Bek: Jay DaSilva (Coventry City), Jayden Lienou (Leeds United), Ben Davies (Tottenham Hotspur), Rhys Norrington-Davies (Sheffield United), Chris Mepham (West Bromwich Albion), Ben Cabango (Swansea City), Neco Williams (Nottingham Forest), Connor Roberts (Burnley)
  • Gelandang: Ethan Ampadu (Leeds United), Josh Sheehan (Bolton Wanderers), Jordan James (Wolverhampton Wanderers, pinjaman dari Stade Rennais), Liam Cullen (Leicester City), Joel Colwill (Cardiff City), Harry Wilson (Leeds United), Sorba Thomas (Hull City), David Brooks (Bournemouth), Cameron Congreve (KVC Westerlo), Wes Burns (Leicester City)
  • Penyerang: Nathan Broadhead (Wrexham), Brennan Johnson (Everton), Kieffer Moore (Wrexham), Lewis Koumas (Liverpool), Mark Harris (Oxford United), Dan James (Leeds United), Cian Ashford (Cardiff City)

Dengan komposisi tersebut, tugas Bellamy adalah menjaga keseimbangan antara pengalaman pemain senior dan semangat pemain muda seperti Ashford. Tantangan terbesarnya justru ada di lini belakang, di mana absennya Rodon dan Lawlor memaksa Wales mencari solusi cepat sebelum menghadapi deretan penyerang kelas dunia.

Hasil dari empat pertandingan awal ini akan menjadi indikator penting arah perkembangan tim di bawah Bellamy. Jika Wales mampu bersaing melawan Portugal, Denmark, dan Norwegia, kepercayaan terhadap proyek yang sedang dibangun pelatih berusia 46 tahun itu akan semakin menguat. Sebaliknya, rangkaian hasil buruk berpotensi memunculkan kembali pertanyaan mengenai masa depan Bellamy di kursi kepelatihan Wales.