Netball Commonwealth Games: Inggris Hantam Tonga, Dekati Semifinal

Author:

Inggris Pesta Gol ke Gawang Tonga di Netball Commonwealth Games

Tim netball Inggris menunjukkan dominasi mutlak saat menghadapi Tonga dalam laga wajib menang di babak grup Pool A Netball Commonwealth Games yang berlangsung di The Hydro, Glasgow. Mereka menang telak 94-32, sebuah skor yang sekaligus memecahkan rekor tim Inggris di ajang ini.

Kemenangan ini menjaga peluang Inggris untuk lolos ke semifinal. Dalam pertandingan yang berlangsung pada Rabu (29 Juli 2026) tersebut, Inggris mencetak 94 gol – melampaui rekor sebelumnya yaitu 89 gol yang dicetak 24 tahun lalu melawan Sri Lanka pada 2002.

Jalannya Pertandingan: Kuartal Pertama Sudah Menentukan

Sejak kuarter pertama, pertandingan sudah berada dalam genggaman Inggris. Mereka unggul jauh 27-8 setelah 15 menit pertama. Kecepatan dan akurasi tembakan menjadi kunci dominasi The Roses.

Eleanor Cardwell tampil gemilang dengan mencetak 54 gol dari 60 tembakan. Kontribusi besar juga datang dari Sasha Glasgow (18 gol), Ella Clark (12 gol), dan Olivia Tchine (10 gol). Kemenangan ini menjadi pernyataan kekuatan Inggris di Netball Commonwealth Games edisi kali ini.

Persaingan Ketat di Pool A Menuju Semifinal

Saat ini Inggris berada di peringkat ketiga Pool A, tetapi memiliki poin yang sama dengan Australia dan Afrika Selatan. Tiga tim sama-sama mengoleksi poin, sehingga selisih gol dan rata-rata gol menjadi penentu.

  • Inggris: rata-rata gol 1,74, selisih gol +127
  • Afrika Selatan: rata-rata gol 2,06, selisih gol +123
  • Australia: rata-rata gol 1,99, selisih gol +116

Dengan satu pertandingan tersisa di babak grup, Inggris akan menghadapi Afrika Selatan pada Kamis malam (9 malam waktu setempat). Laga ini akan menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke semifinal Netball Commonwealth Games.

Skuad Inggris di Commonwealth Games 2026

Berikut adalah pemain yang masuk dalam skuad tim netball Inggris (Vitality Roses) untuk turnamen ini:

Pemain Bertahan

  • Halimat Adio (28 tahun, London, London Pulse)
  • Fran Williams (28 tahun, Reading, West Coast Fever)
  • Funmi Fadoju (23 tahun, Redbridge, London Pulse)
  • Jayda Pechova (21 tahun, Fleet, Nottingham Forest)

Pemain Tengah

  • Imo Allison (28 tahun, Huddersfield, Queensland Firebirds)
  • Jess Shaw (30 tahun, Stockport, Loughborough Lightning)
  • Amy Carter (27 tahun, Nottingham, AO Manchester Thunder)
  • Nat Metcalf (33 tahun, Keighley, AO Manchester Thunder)

Pemain Penyerang

  • Sasha Glasgow (27 tahun, Moonta, Australia, West Coast Fever)
  • Liv Tchine (25 tahun, London, London Pulse)
  • Eleanor Cardwell (31 tahun, Blackpool, AO Manchester Thunder)
  • Lois Pearson (26 tahun, Bury, AO Manchester Thunder)

Tim Netball Commonwealth Games asuhan pelatih kepala saat ini menduduki peringkat ketiga dunia dalam ranking World Netball. Dengan performa menghancurkan seperti melawan Tonga, mereka optimistis bisa kembali merebut medali emas setelah terakhir kali juara pada 2018.

Kesimpulan: Laga Hidup Mati Kontra Afrika Selatan

Kemenangan besar atas Tonga menjadi modal berharga bagi Inggris. Namun, perjalanan menuju semifinal Netball Commonwealth Games belum selesai. Pertandingan melawan Afrika Selatan akan menjadi ujian sebenarnya – tim yang memiliki rata-rata gol lebih baik. Jika Inggris mampu memenangi laga tersebut, tiket semifinal akan menjadi milik mereka. Para penggemar netball tanah air pun menanti aksi The Roses dalam laga penentuan yang sangat krusial.