Lewis Hamilton, pembalap Ferrari, baru saja melontarkan komentar mengejutkan terkait persaingan gelar juara dunia Formula 1 2026. Menurutnya, duo Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell, seharusnya sudah unggul jauh darinya di klasemen, namun kenyataannya mereka hanya terpaut tipis. Pernyataan ini menjadi sorotan jelang akhir pekan Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps.
Komentar Lewis Hamilton Soal Klasemen Ketat F1 2026
Saat ini, Antonelli memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 25 poin atas rekan setimnya, Russell. Sementara itu, Hamilton hanya tertinggal tujuh poin lagi dari Russell, atau total 32 poin dari pimpinan klasemen. Padahal, Mercedes telah menjadi tim terkuat sepanjang musim dengan mobil tercepat di banyak balapan.
Namun, masalah reliabilitas yang menghantam Mercedes membuat peluang tetap terbuka bagi Ferrari. Hamilton sendiri belum pernah finis di luar posisi enam besar musim ini, dan dalam lima balapan terakhir ia meraih empat podium, termasuk kemenangan perdananya bersama Ferrari di Barcelona.
Antonelli dan Russell Seharusnya Lebih Unggul
Ditanya mengenai ketatnya persaingan, Hamilton mengaku tidak terlalu memikirkan angka-angka di klasemen. “Saya pikir tidak terlalu relevan. Namun, bagus bahwa kami semua dekat, padahal Mercedes seharusnya sudah jauh lebih unggul. Itu hal yang menarik untuk sisa musim ini,” ujar Hamilton dalam wawancara dengan Sky Sports F1.
Faktor Reliabilitas Jadi Kunci Ferrari Menempel Mercedes
Baik Antonelli maupun Russell masing-masing gagal mencetak poin di dua grand prix berbeda. Sebaliknya, Hamilton selalu konsisten finis di zona poin. Keandalan mobil Ferrari menjadi senjata utama mereka. Di klasemen konstruktor, Mercedes unggul 78 poin atas Ferrari, namun gap itu bisa menyusut jika masalah teknis terus menghantui tim pabrikan Jerman tersebut.
Hamilton berharap reliabilitas bisa menjadi pembeda dalam perebutan gelar. “Saya berharap begitu. Seringkali dalam kejuaraan, itulah yang terjadi. Itu semua berkat kerja luar biasa tim yang membangun mobil yang andal. Membangun mobil cepat dan andal bukan hal mudah, saya sangat berterima kasih,” tambahnya.
Hamilton Optimistis Menatap Sisa Musim
Menjelang Grand Prix Belgia, Hamilton mengaku tidak tahu pasti potensi mobilnya akhir pekan ini. Namun ia tetap datang dengan target kemenangan. “Saya datang ke sini untuk mencoba menang, itu pasti,” tegas juara dunia tujuh kali itu.
Ia juga menyempatkan diri memberikan dukungan untuk timnas Inggris yang baru saja tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah kalah dari Argentina. Hamilton mengaku “hancur hati” menyaksikan kekalahan tersebut, namun yakin Inggris akan bangkit.
Dukungan Hamilton untuk Timnas Inggris
Ketika ditanya apakah ia bisa menghibur bangsa dengan kemenangan di Spa, Hamilton menjawab, “Saya rasa akan sulit akhir pekan ini, tapi ya, kami semua sedih. Saya bangga dengan perjuangan para pemain. Tapi sekarang fokus saya adalah balapan.”
Grand Prix Belgia akan berlangsung akhir pekan ini, dengan sesi latihan Jumat mulai pukul 12.30 dan 16.00 WIB, disiarkan langsung oleh Sky Sports F1. Hamilton dan Ferrari berharap bisa memanfaatkan momentum untuk terus mendekati puncak klasemen.
